Carbon Foot Print adalah ukuran total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan secara langsung maupun tidak langsung oleh seluruh operasi, aktivitas, dan produk yang terkait dengan perusahaan.
Mencakup emisi langsung yang berasal dari sumber-sumber internal perusahaan, seperti kendaraan perusahaan, sistem pemanas, proses produksi, dan pembangkit listrik internal yang menggunakan bahan bakar fosil.
Mencakup emisi yang terkait dengan penggunaan energi oleh perusahaan, seperti listrik yang dibeli dari penyedia eksternal. Perusahaan dapat mempengaruhi emini ini dengan beralih ke sumber energi yang lebih bersih.
Jejak karbon adalah salah satu aspek penting yang dapat diukur dalam LCA. Dalam LCA, jejak karbon mencakup emisi gas rumah kaca yang dihasilkan selama siklus hidup lengkap produk atau proses. Ini termasuk emisi dari produksi bahan baku, manufaktur, transportasi, penggunaan, dan pembuangan produk. Oleh karena itu, jejak karbon adalah bagian dari analisis dampak lingkungan dalam LCA.
berbagai layanan kami untuk Carbon Foot Print: